Jumat, 14 Agustus 2015

Foto pada saat Bung Karno tertidur disamping Naoko Nemoto yang cantik


Bung Karno memang memiliki banyak istri dan salah satunya adalah Naoko Nemoto. Gadis asal Jepang ini kemudian diberi nama Ratna Sari Dewi. Meski asli berasal dari Jepang, gadis ini tampak sangat cantik dalam balutan kebaya dan tampak seperti gadis Indonesia.

Dalam sebuah acara kenegaraan, dengan memakai kebaya biru, Dewi mendampingi sang proklamator. Dalam foto ini tampak sang proklamator tertidur dalam posisi terduduk di samping sang wanita pujaan. Dewi adalah salah satu istri Bung Karno yang paling dikenal karena kecantikan dan rumor-rumor lain yang ada di sekelilingnya.

Foto Bersejarah kegiatan para Pejuang dalam memenangkan KEMERDEKAAN Indonesia

Pada masa penjajahan dulu, para pemuda kita tidak pernah patah semangat dalan memperjuangkan kemerdekaan. Berikut ini beberapa kegitan yang terdokumentasikan secara apik yaitu foto peerjuangan para pemuda kita dalam memenangkan kemerdekaan Indonesia

 Pemuda kita pada saat latihan dengan menggunakan senjata rampasan



diskusi pemuda surabaya saat akan bergerak malakukan perlawanan 



 Latihan para pemuda walaupun dengan senjata kayu



 Pejuang Kermedekaan saat melakukan baris berbaris melewati penduduk sekitar



Para pejuang saat akan menghadapi agresi militer II Belanda



Sejarah Foto Proklamasi yang TIDAK PERNAH TAMPAK di harian Asia Raya tgl 17 agustus 1945

Fotografer Frans Sumarto Mendur melalui sumber dari harian Asia Raya, mendapat informasi bahwa pada pagi bulan Ramadhan, Jumat 17 Agustus 1945 akan ada peristiwa penting di kediaman Soekarno

Bersama Abangnya Alexius Impurung Mendur, kedua bersaudara ini segera menuju lokasi dengan mengendap-endap, Mendur bersaudara berhasil merapat ke rumah Soekarno di Jl.Pegangsaan Timur no 56 Cikini Jakarta, tatkala Jam masih menunjukan pukul 05:00 pagi ketegangan 5 jam menuju proklamasi

Peristiwa yang ditunggu-tunggu akhirnya dimulai pada pukul 10:00. Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Upacara proklamasi kemerdekaan berlangsung sederhana tanpa Protokol

Frans berhasil mengabdikan 3 Foto: Yang pertama Foto 1. Ketika Soekarna membacakan text proklamasi Yang kedua Foto 2. Pengibaran bendera merah putih oleh Latief Hendraningrat Yang ke tiga Foto 3. Suasana upacara dan para pemuda yang menyaksikan pengibaran bendera


Usai upacara Mendur bersaudara bergegas meninggalkan kediaman soekarno, Penjajah Datang di saat Proklamasi Selesai tentara Jepang memburu mereka Alex Mendur tertangkap, tentara Jepang menyita foto-foto yang baru saja dibuatSementara adiknya Frans Mendur berhasil meloloskan diri. Negatif Foto dikubur di tanah dekat sebuah pohon di halaman belakang kantor harian Asia RayaKetika tentara Jepang mendatanginya, Frans Berbohong ia mengatakan bahwa Negatif foto sudah di ambil barisan Pelopor

Setelah Negatif foto berhasil di cetak, tidak serta merta bisa di publish ke media masa pada saat itu Akibatnya berita tentang Proklamasi kemerdekaan Indonesia hanya diberitakan singkat di harian Asia Raya 18 Agustus 1945. Tanpa foto karna telah disensor Jepang
Setelah BM Diah beserta para wartawan eks harian Asia Raya berhasil merebut percetakan De Unie dan mendirikan harian Merdeka Untuk pertama kalinya Pada 20 Februari 1946, foto bersejarah ini dipublikasikan
keberadaan foto-foto ini menjadi penting karna merupakan bukti sejarah dari peristiwa Proklamasi Kemerdekaan IndonesiaFoto bersejarah ini hingga sekarang terpang-pang gan selang waktu 6 bulan kemudian dari hari Kemerdekaan foto Proklamasi baru bisa di Publish idiih lama  
Berikut Foto-foto Bersejarahnya gan


 1. Ketika Soekarna membacakan text proklamasi




 2. Pengibaran bendera merah putih oleh Latief Hendraningrat



3. Suasana upacara dan para pemuda yang menyaksikan pengibaran bendera